Rabu, 26 Agustus 2026, PAI Kelas 3 Mengenal Sifat Wajib dan Sifat Mustahil Allah Swt.
🌙 PEMBELAJARAN PAI KELAS III
Mengenal Sifat Wajib dan Sifat Mustahil Allah Swt.
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Alhamdulillahirabbil ‘alamin. Segala puji bagi Allah Swt. yang telah memberikan kita kesehatan, kesempatan, dan nikmat sehingga pada hari ini kita dapat kembali belajar bersama.
Anak-anak hebat, sebelum kita mulai pembelajaran, mari kita awali dengan membaca basmalah bersama-sama.
Bismillahirrahmanirrahim.
Bagaimana kabarnya hari ini? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap belajar bersama Pak Taufiq.
Sebelum masuk ke materi, Pak Taufiq ingin mengajak kalian mengingat tiga kebesaran Allah Swt.
Allah adalah Al-Khaliq, artinya Allah Maha Pencipta. Semua yang ada di sekitar kita adalah ciptaan Allah, seperti manusia, hewan, tumbuhan, langit, bumi, matahari, dan seluruh alam semesta.
Allah juga Al-Malik, artinya Allah Maha Memelihara dan menguasai seluruh makhluk-Nya. Kita dapat hidup, bernapas, belajar, dan menikmati kehidupan karena Allah yang memelihara kita.
Allah juga Ar-Razzaq, artinya Allah Maha Pemberi Rezeki. Makanan yang kita makan, kesehatan, ilmu, keluarga, dan berbagai nikmat yang kita terima semuanya merupakan rezeki dari Allah Swt.
Nah, anak-anak, kalau Allah adalah Maha Pencipta, Maha Memelihara, dan Maha Pemberi Rezeki, tentu Allah memiliki sifat-sifat yang sempurna dan tidak mungkin memiliki kekurangan seperti manusia.
Itulah yang akan kita pelajari hari ini, yaitu sifat wajib dan sifat mustahil bagi Allah Swt.
IDENTITAS
1. Nama Guru: Mohammad Adek Taufiqqurrohman, S.Pd.
2. Hari / Tanggal: Senin, 24 Agustus 2026
3. Fase / Kelas: Fase B / Kelas III
4. Mata Pelajaran: Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti
5. Materi: Sifat Wajib dan Sifat Mustahil Allah Swt.
6. Pertemuan Ke: 1
7. APERSEPSI
Anak-anak, coba kalian lihat benda-benda yang ada di sekitar kelas kita. Ada meja, kursi, papan tulis, buku, tumbuhan, dan tentunya kita sendiri.
Siapakah yang menciptakan manusia dan seluruh alam semesta?
Allah Swt.
Allah adalah Al-Khaliq, Maha Pencipta. Karena Allah adalah Pencipta seluruh makhluk, maka Allah tidak mungkin memiliki sifat seperti makhluk-Nya.
Allah juga Al-Malik, yang memelihara dan menguasai seluruh ciptaan-Nya. Allah tidak membutuhkan pertolongan siapa pun.
Allah adalah Ar-Razzaq, Maha Pemberi Rezeki. Allah memberikan berbagai nikmat kepada seluruh makhluk-Nya.
Karena itu, hari ini kita akan belajar mengenal sifat-sifat Allah agar semakin yakin bahwa Allah adalah Tuhan Yang Maha Sempurna.
Pertanyaan Pemantik
Pak Taufiq ingin bertanya:
Menurut kalian, apakah Allah Swt. itu ada?
Siapa yang menciptakan manusia dan alam semesta?
Apakah Allah bisa lemah seperti manusia?
Mengapa kita harus mengenal sifat-sifat Allah Swt.?
8. CAPAIAN PEMBELAJARAN (CP)
Peserta didik memahami sifat-sifat Allah Swt. serta mampu mengenal dan menjelaskan sifat wajib dan sifat mustahil Allah Swt. sebagai bagian dari penguatan keimanan dan ketakwaan kepada Allah Swt.
CP ini disesuaikan dengan elemen Akidah pada modul pembelajaran.
9. TUJUAN PEMBELAJARAN (TP)
Setelah mengikuti pembelajaran, peserta didik diharapkan mampu:
Menjelaskan pengertian sifat wajib Allah Swt. dengan benar.
Menyebutkan contoh sifat wajib Allah Swt.
Menjelaskan pengertian sifat mustahil Allah Swt.
Menyebutkan contoh sifat mustahil Allah Swt.
Memasangkan sifat wajib dengan sifat mustahil yang menjadi lawannya.
Menunjukkan bukti kebesaran Allah Swt. melalui ciptaan yang ada di lingkungan sekitar.
Menumbuhkan rasa kagum dan yakin terhadap kesempurnaan Allah Swt.
Menunjukkan sikap bersyukur atas nikmat Allah sebagai wujud Ma-Mi-Joy dalam pembelajaran: pembelajaran yang menyenangkan, bermakna, dan membuat peserta didik semakin dekat kepada Allah Swt.
Tujuan pembelajaran tersebut sejalan dengan modul, yaitu peserta didik mengenal sifat wajib dan mustahil Allah serta mampu memasangkan keduanya.
10. ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)
Alur pembelajaran hari ini dilakukan secara bertahap:
Pertama, peserta didik diajak mengingat kebesaran dan keesaan Allah Swt.
Kedua, peserta didik memahami pengertian sifat wajib Allah Swt.
Ketiga, peserta didik mengenal empat sifat wajib Allah Swt., yaitu:
Wujud → Allah itu ada.
Qidam → Allah terdahulu dan tidak ada yang mendahului-Nya.
Baqa’ → Allah kekal dan tidak akan binasa.
Mukhalafatu Lil Hawaditsi → Allah berbeda dengan seluruh makhluk-Nya.
Keempat, peserta didik memahami sifat mustahil Allah Swt. sebagai sifat yang tidak mungkin dimiliki Allah.
Kelima, peserta didik menemukan pasangan sifat wajib dan sifat mustahil melalui kegiatan kelompok.
Keenam, peserta didik menguatkan pemahamannya melalui permainan Talking Stick.
Ketujuh, peserta didik melakukan refleksi dan menghubungkan materi dengan kehidupan sehari-hari.
Rangkaian ini mengikuti tahapan pembelajaran Pertemuan 1 dalam modul, yaitu memahami sifat wajib, memahami sifat mustahil, kemudian menerapkannya melalui kegiatan Talking Stick.
11. MODEL / METODE
Model Pembelajaran:
Discovery Learning
Talking Stick
Metode:
Ceramah interaktif
Tanya jawab
Diskusi kelompok
Pengamatan
Permainan edukatif
Penugasan
Refleksi
Melalui Discovery Learning, anak-anak diajak menemukan pasangan sifat wajib dan mustahil Allah. Kemudian melalui Talking Stick, anak-anak diberikan kesempatan menjawab pertanyaan secara menyenangkan.
12. PENJABARAN MATERI
A. Sifat Wajib Allah Swt.
Anak-anak, sifat wajib Allah Swt. adalah sifat yang pasti dimiliki oleh Allah Swt.
Hari ini kita mengenal empat sifat wajib Allah:
1. Wujud
Wujud artinya Allah itu ada.
Allah adalah Al-Khaliq, Maha Pencipta. Kita dapat melihat berbagai ciptaan Allah di sekitar kita sebagai tanda kebesaran-Nya.
Contohnya manusia, tumbuhan, hewan, langit, bumi, matahari, dan berbagai ciptaan lainnya.
2. Qidam
Qidam artinya terdahulu.
Allah Swt. ada sebelum seluruh makhluk-Nya ada. Tidak ada sesuatu pun yang mendahului Allah.
3. Baqa’
Baqa’ artinya kekal.
Allah Swt. tidak akan rusak dan tidak akan binasa. Allah tetap ada selama-lamanya.
4. Mukhalafatu Lil Hawaditsi
Mukhalafatu Lil Hawaditsi artinya Allah berbeda dengan seluruh makhluk-Nya.
Allah tidak sama dengan manusia, hewan, tumbuhan, atau benda apa pun.
B. Sifat Mustahil Allah Swt.
Sifat mustahil adalah sifat yang tidak mungkin dimiliki oleh Allah Swt.
Sifat mustahil merupakan lawan dari sifat wajib.
| Sifat Wajib | Artinya | Sifat Mustahil | Artinya |
|---|---|---|---|
| Wujud | Ada | ‘Adam | Tiada |
| Qidam | Terdahulu | Huduts | Baru |
| Baqa’ | Kekal | Fana’ | Rusak/Binasa |
| Mukhalafatu Lil Hawaditsi | Berbeda dengan makhluk | Mumatsalatu Lil Hawaditsi | Serupa dengan makhluk |
Materi dan pasangan sifat tersebut sesuai dengan materi Pertemuan 1 dalam modul ajar.
🎮 Kegiatan Belajar: Talking Stick
Sekarang waktunya bermain!
Pak Taufiq akan memutar tongkat sambil menyanyikan lagu sederhana. Ketika lagu berhenti, anak yang memegang tongkat harus menjawab pertanyaan.
Contohnya:
Pertanyaan 1: Apa arti Wujud?
Jawaban: Allah itu ada.
Pertanyaan 2: Apa lawan dari Wujud?
Jawaban: ‘Adam, artinya tiada.
Pertanyaan 3: Apa arti Baqa’?
Jawaban: Allah itu kekal.
Pertanyaan 4: Apa lawan dari Baqa’?
Jawaban: Fana’, artinya rusak atau binasa.
Pertanyaan 5: Apa arti Al-Khaliq?
Jawaban: Allah Maha Pencipta.
Pertanyaan 6: Siapa yang memberikan rezeki kepada kita?
Jawaban: Allah Swt., karena Allah adalah Ar-Razzaq, Maha Pemberi Rezeki.
Kegiatan Talking Stick dalam modul dilakukan dengan memberikan pertanyaan tentang sifat wajib dan mustahil Allah kepada peserta didik yang mendapatkan tongkat.
📝 POST TEST / LATIHAN
Setelah pembelajaran selesai, anak-anak silakan mengerjakan latihan berikut.
1. Apa yang dimaksud dengan sifat wajib Allah Swt.?
Jawaban: Sifat wajib Allah adalah sifat yang pasti dimiliki oleh Allah Swt.
2. Apa arti Wujud?
Jawaban: Wujud artinya Allah itu ada.
3. Apa arti Qidam?
Jawaban: Qidam artinya Allah terdahulu dan tidak ada yang mendahului-Nya.
4. Apa arti Baqa’?
Jawaban: Baqa’ artinya Allah kekal dan tidak akan binasa.
5. Apa lawan dari sifat Wujud?
Jawaban: ‘Adam, artinya tiada.
6. Apa lawan dari sifat Baqa’?
Jawaban: Fana’, artinya rusak atau binasa.
7. Mengapa Allah berbeda dengan makhluk-Nya?
Jawaban: Karena Allah adalah Pencipta, sedangkan manusia dan seluruh alam adalah ciptaan-Nya.
8. Sebutkan empat sifat wajib Allah yang kita pelajari hari ini!
Jawaban: Wujud, Qidam, Baqa’, dan Mukhalafatu Lil Hawaditsi.
9. Sebutkan empat sifat mustahil Allah yang menjadi lawannya!
Jawaban: ‘Adam, Huduts, Fana’, dan Mumatsalatu Lil Hawaditsi.
10. Apa manfaat mempelajari sifat-sifat Allah Swt.?
Jawaban: Membuat kita semakin yakin terhadap kebesaran dan kesempurnaan Allah Swt. sehingga iman dan ibadah kita semakin kuat.
Catatan: Jawaban dan pembahasan post test dapat dipublikasikan setelah kegiatan belajar mengajar selesai, pada sore atau malam hari, sebagai bahan penguatan dan evaluasi peserta didik.
13. KESIMPULAN / REFLEKSI
🌟 Kesimpulan Pembelajaran
Alhamdulillah, hari ini kita sudah belajar bahwa Allah Swt. adalah Tuhan Yang Maha Sempurna.
Kita telah mengenal empat sifat wajib Allah Swt., yaitu:
Wujud, Qidam, Baqa’, dan Mukhalafatu Lil Hawaditsi.
Kita juga telah mengenal sifat mustahil yang menjadi lawannya, yaitu:
‘Adam, Huduts, Fana’, dan Mumatsalatu Lil Hawaditsi.
Anak-anak, dengan mengenal sifat-sifat Allah, kita semakin yakin bahwa Allah adalah Al-Khaliq, Maha Pencipta; Al-Malik, Maha Memelihara dan Menguasai; serta Ar-Razzaq, Maha Pemberi Rezeki.
Karena itu, marilah kita selalu bersyukur kepada Allah, rajin beribadah, menjaga ciptaan-Nya, dan tidak sombong terhadap sesama.
💭 Refleksi Bersama Pak Taufiq
Sebelum pembelajaran kita tutup, Pak Taufiq ingin bertanya kepada anak-anak:
Apa yang paling kamu sukai dari pembelajaran hari ini?
Sifat Allah apa yang paling mudah kamu ingat?
Sifat apa yang masih terasa sulit untuk dipahami?
Apa yang akan kamu lakukan setelah mengetahui bahwa Allah adalah Tuhan Yang Maha Sempurna?
Sebutkan satu ciptaan Allah yang kamu lihat hari ini dan bagaimana kamu mensyukurinya!
Kendala Pembelajaran
Pada pembelajaran hari ini, beberapa peserta didik mungkin masih mengalami kesulitan dalam mengingat istilah-istilah sifat wajib dan sifat mustahil Allah Swt., terutama dalam memasangkan nama sifat dengan arti serta lawannya.
Untuk mengatasi hal tersebut, Pak Taufiq memberikan penguatan melalui pengulangan, permainan Talking Stick, diskusi kelompok, dan contoh-contoh sederhana yang dekat dengan kehidupan anak-anak.
Capaian Pembelajaran Hari Ini
Secara umum, peserta didik telah mampu:
✅ Mengenal pengertian sifat wajib Allah Swt.
✅ Menyebutkan beberapa sifat wajib Allah Swt.
✅ Mengenal sifat mustahil Allah Swt.
✅ Memasangkan sifat wajib dengan sifat mustahil.
✅ Menghubungkan kebesaran Allah dengan ciptaan dan nikmat yang diterima.
✅ Menunjukkan antusiasme dalam kegiatan diskusi dan permainan pembelajaran.
🌷 PESAN PAK TAUFIQ UNTUK ANAK-ANAK
Anak-anak yang Pak Taufiq sayangi, jangan hanya menghafal nama-nama sifat Allah.
Mari kita buktikan keimanan kita melalui sikap sehari-hari.
Ketika melihat ciptaan Allah, ucapkan Alhamdulillah.
Ketika mendapatkan rezeki, jangan lupa bersyukur kepada Allah.
Ketika berhasil mendapatkan nilai bagus, jangan sombong, karena semua kemampuan dan ilmu adalah karunia dari Allah.
Dan yang paling penting, teruslah belajar menjadi anak yang saleh, rajin, jujur, rendah hati, dan menyayangi sesama.
Semoga pembelajaran hari ini membuat kita semakin mengenal Allah dan semakin dekat kepada-Nya.
Alhamdulillahi rabbil ‘alamin.
Mari kita tutup pembelajaran dengan membaca hamdalah bersama-sama.
Alhamdulillahi rabbil ‘alamin.
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Salam hangat dari Pak Taufiq, Guru PAI Kelas III. 🌷
Komentar
Posting Komentar