Rabu, 16 September 2026, Berakhlak dengan Asmaul Husna – Menjaga Lisan dan Hidup Tertib Kelas 4

 


FORMAT BLOGGER PEMBELAJARAN

SD AL AZHAR 2 BANDAR LAMPUNG

A. IDENTITAS

1. Nama Guru: Mohammad Adek Taufiqqurrohman, S.Pd.
2. Mata Pelajaran: Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti
3. Hari/Tanggal: ........................................................
4. Fase/Kelas: Fase B / Kelas IV
5. Materi: Berakhlak dengan Asmaul Husna – Menjaga Lisan dan Hidup Tertib
6. Pertemuan Ke-: 4


B. CAPAIAN PEMBELAJARAN

Peserta didik memahami dan meneladani nilai-nilai Asmaul Husna serta menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari melalui pembiasaan akhlak mulia. Peserta didik mampu menunjukkan perilaku yang baik dalam kehidupan pribadi maupun sosial sebagai wujud keimanan dan ketakwaan kepada Allah Swt.


C. TUJUAN PEMBELAJARAN

1. TP Umum

Dengan memahami pentingnya menjaga lisan dan hidup tertib, peserta didik dapat menjadi pribadi yang berakhlak mulia dan disiplin.

Peserta didik diharapkan mampu:

  • memahami pentingnya menjaga lisan dalam kehidupan sehari-hari;

  • memahami pentingnya hidup tertib dan disiplin;

  • mengaitkan sikap menjaga lisan dengan Asmaul Husna Al-Mu'min;

  • mengaitkan sikap hidup tertib dengan Asmaul Husna Al-Malik;

  • memberikan contoh perilaku menjaga lisan dan hidup tertib;

  • menerapkan akhlak mulia tersebut dalam kehidupan sehari-hari.

2. TP Ma-Mi-Joy

Ma – Meaningful (Bermakna):
Peserta didik memahami bahwa menjaga lisan dan hidup tertib merupakan bagian dari akhlak mulia yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di rumah, sekolah, maupun lingkungan masyarakat.

Mi – Mindful (Berkesadaran):
Peserta didik menyadari bahwa setiap perkataan dan perilaku memiliki dampak terhadap diri sendiri maupun orang lain sehingga perlu berbicara dengan baik, menjaga perasaan orang lain, serta membiasakan diri hidup tertib dan disiplin.

Joy – Joyful (Menyenangkan):
Peserta didik belajar melalui kegiatan mengamati video/cerita, diskusi kelompok, simulasi atau bermain peran, presentasi, dan refleksi sehingga pembelajaran berlangsung aktif, menyenangkan, dan bermakna.


D. ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)

  1. Peserta didik mengenal pentingnya menjaga lisan dan hidup tertib.

  2. Peserta didik memahami hubungan menjaga lisan dengan Asmaul Husna Al-Mu'min.

  3. Peserta didik memahami hubungan hidup tertib dengan Asmaul Husna Al-Malik.

  4. Peserta didik mengidentifikasi contoh perilaku menjaga lisan dan hidup tertib dalam kehidupan sehari-hari.

  5. Peserta didik mendiskusikan dampak positif dari menjaga lisan dan hidup tertib.

  6. Peserta didik mempraktikkan perilaku menjaga lisan dan hidup tertib melalui simulasi.

  7. Peserta didik melakukan refleksi dan membuat komitmen untuk menerapkan akhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari.


E. APERSEPSI SINGKAT

Guru mengajak peserta didik mengingat kembali pembelajaran sebelumnya tentang menahan diri, mandiri, dan cinta kebersihan.

Guru kemudian mengajukan pertanyaan pemantik:

  • Pernahkah kalian mengatakan sesuatu yang membuat teman merasa sedih?

  • Apa yang sebaiknya kita lakukan sebelum berbicara?

  • Apakah kalian selalu mengerjakan tugas tepat waktu?

  • Mengapa kita perlu hidup tertib dan teratur?

  • Bagaimana perasaan kalian ketika berada di lingkungan yang tertib?

Guru mengaitkan jawaban peserta didik dengan materi bahwa seorang muslim hendaknya menjaga perkataan dan membiasakan hidup tertib sebagai bagian dari akhlak mulia.


F. PEMBAHASAN SINGKAT

1. Ayat Al-Qur'an/Kebesaran Allah

Allah Swt. mengajarkan manusia untuk berkata baik dan menjaga perilaku dalam kehidupan sehari-hari. Menjaga lisan merupakan salah satu bentuk akhlak mulia karena perkataan yang baik dapat memberikan rasa aman dan nyaman kepada orang lain.

Hal tersebut dikaitkan dengan Asmaul Husna Al-Mu'min, yaitu Yang Maha Memberi Keamanan. Dengan meneladani nilai tersebut, peserta didik belajar menjaga perkataan agar tidak menyakiti orang lain.

Sementara itu, hidup tertib dan teratur dikaitkan dengan Asmaul Husna Al-Malik, yaitu Yang Maha Merajai. Peserta didik dibimbing untuk membiasakan diri disiplin, menaati aturan, dan menjaga keteraturan.

2. Penjabaran Materi

A. Menjaga Lisan

Menjaga lisan berarti berbicara dengan baik dan tidak menggunakan perkataan yang dapat menyakiti orang lain.

Contoh perilaku menjaga lisan:

  • berbicara dengan sopan;

  • berkata jujur;

  • tidak berbohong;

  • tidak menggunjing;

  • tidak mengejek teman;

  • tidak berkata kasar;

  • memberikan nasihat dengan cara yang baik;

  • berbicara dengan mempertimbangkan perasaan orang lain.

Menjaga lisan merupakan cerminan Asmaul Husna Al-Mu'min, karena perkataan yang baik dapat menciptakan rasa aman dan nyaman bagi orang lain.

B. Hidup Tertib

Hidup tertib berarti membiasakan diri melakukan sesuatu secara teratur, disiplin, dan sesuai dengan aturan.

Contoh perilaku hidup tertib:

  • datang ke sekolah tepat waktu;

  • mengerjakan tugas tepat waktu;

  • mengikuti aturan sekolah;

  • menjaga ketertiban kelas;

  • merapikan perlengkapan setelah digunakan;

  • antre dengan tertib;

  • melaksanakan kegiatan sesuai jadwal.

Hidup tertib merupakan cerminan Asmaul Husna Al-Malik karena peserta didik belajar menghargai aturan dan menjaga keteraturan dalam kehidupan sehari-hari.

C. Dampak Positif

Dengan menjaga lisan, kita dapat:

  • menjaga perasaan orang lain;

  • menciptakan hubungan yang harmonis;

  • menghindari pertengkaran;

  • membuat orang lain merasa aman dan nyaman.

Dengan hidup tertib, kita dapat:

  • menjadi lebih disiplin;

  • menyelesaikan tugas tepat waktu;

  • menciptakan suasana yang nyaman;

  • belajar bertanggung jawab;

  • menjaga keteraturan dalam kehidupan sehari-hari.

3. Video Pembelajaran

Guru dapat menggunakan video atau cerita singkat tentang pentingnya menjaga lisan dan hidup tertib sebagai media pengamatan dan diskusi peserta didik. Peserta didik mengidentifikasi dampak positif dan negatif dari perkataan serta perilaku disiplin.

Link video: ..............................................................

4. Media/Alat Peraga

Media yang digunakan dalam pembelajaran:

  • PPT materi Asmaul Husna;

  • video pembelajaran;

  • gambar/ilustrasi;

  • kartu situasi;

  • LKPD Pertemuan 4;

  • papan tulis;

  • alat tulis;

  • media pendukung lainnya.

5. Post Test

Jawablah pertanyaan berikut dengan benar!

  1. Apa yang dimaksud dengan menjaga lisan?

  2. Sebutkan tiga contoh perilaku menjaga lisan!

  3. Asmaul Husna apakah yang mencerminkan sikap menjaga lisan?

  4. Apa yang dimaksud dengan hidup tertib?

  5. Sebutkan tiga contoh perilaku hidup tertib!

  6. Apa manfaat menjaga lisan bagi hubungan kita dengan orang lain?

  7. Apa manfaat hidup tertib dalam kegiatan belajar?

  8. Mengapa kita tidak boleh berkata kasar kepada teman?

  9. Bagaimana cara menerapkan hidup tertib di sekolah?

  10. Tuliskan satu komitmen yang akan kamu lakukan untuk menjaga lisan dan hidup tertib!


G. KESIMPULAN / REFLEKSI

1. Kesimpulan

Pada pembelajaran kali ini, peserta didik memahami bahwa menjaga lisan berarti berbicara dengan baik, sopan, jujur, serta tidak menyakiti orang lain. Sikap tersebut merupakan cerminan Asmaul Husna Al-Mu'min.

Peserta didik juga memahami bahwa hidup tertib berarti disiplin dan menjaga keteraturan dalam kehidupan sehari-hari. Sikap tersebut merupakan cerminan Asmaul Husna Al-Malik.

Dengan meneladani nilai-nilai Asmaul Husna, peserta didik diharapkan mampu menjadi pribadi yang berakhlak mulia, santun, bertanggung jawab, dan disiplin.

2. Refleksi

Hal yang sudah berjalan baik:
Peserta didik aktif mengikuti kegiatan diskusi, mengemukakan pendapat, mengidentifikasi contoh perilaku menjaga lisan dan hidup tertib, serta mengikuti kegiatan simulasi dengan baik.

Kendala yang ditemukan:
Sebagian peserta didik masih perlu dibimbing untuk membedakan perkataan yang baik dan kurang baik serta membiasakan diri menerapkan kedisiplinan secara konsisten.

Respons/Keterlibatan Peserta Didik:
Peserta didik menunjukkan antusiasme dalam berdiskusi, menyampaikan pengalaman, melakukan simulasi, dan memberikan tanggapan terhadap situasi yang diberikan.

Tindak Lanjut:
Peserta didik diberikan kesempatan untuk mempraktikkan akhlak mulia Asmaul Husna di rumah dan mencatat pengalaman tersebut dalam jurnal harian. Orang tua dapat dilibatkan untuk mengamati penerapan akhlak mulia peserta didik di rumah.

3. Capaian Tujuan Pembelajaran

Jumlah peserta didik tuntas: ........ peserta didik
Jumlah peserta didik belum tuntas: ........ peserta didik

Tindak lanjut:
Peserta didik yang belum mencapai tujuan pembelajaran diberikan remedial, pendampingan, latihan tambahan, dan pembelajaran ulang sesuai dengan kebutuhan masing-masing peserta didik.


🌟 PENUTUP

Melalui pembelajaran “Menjaga Lisan dan Hidup Tertib”, mari kita biasakan untuk berkata baik, menjaga perasaan orang lain, disiplin, menaati aturan, dan hidup teratur.

Semoga pembelajaran PAI dan Budi Pekerti tidak hanya membuat peserta didik semakin memahami Asmaul Husna, tetapi juga mampu mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.

“Lisan yang baik menciptakan kedamaian, hidup yang tertib membentuk kedisiplinan.”

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Guru PAI
Mohammad Adek Taufiqqurrohman, S.Pd.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Senin, 07 September 2026 dan Rabu, 09 September 2026 Teladan Mulia Lima Asmaul Husna PAI Kelas 4

Senin, 07 September 2026 dan Rabu, 09 September 2026 Latihan Soal Mengenal Sifat Wajib Bagi Allah SWT PAI Kelas 3

Kamis, 07 Mei 2026 PAI Kelas 2