Senin, 14 September 2026 Sifat Mustahil Bagi Allah SWT Kelas 3
IDENTITAS
Nama Guru : Mohammad Adek Taufiqqurrohman, S.Pd
Hari / Tanggal : Senin, 14 September 2026
Fase / Kelas : B / Kelas 3 SD
Mata Pelajaran : Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti
Materi : Mengenal 20 Sifat Mustahil bagi Allah Swt.
Pertemuan Ke : [Sesuaikan]
APERSEPSI
Bismillahirrahmanirrahim.
Assalamu’alaikum Wr. Wb.
Apa kabar anak-anak shalih dan shalihah? Semoga semuanya sehat, bahagia, dan selalu semangat belajar bersama Bapak Guru.
Anak-anak, sebelum kita mulai belajar, coba Bapak Guru bertanya.
Siapa yang menciptakan kita?
Betul, Allah Swt.
Allah adalah Al-Khaliq, artinya Allah Maha Pencipta. Allah menciptakan manusia, hewan, tumbuhan, langit, bumi, dan seluruh alam semesta.
Allah juga Al-Malik, artinya Allah Maha Memelihara dan menguasai seluruh makhluk-Nya.
Allah juga Ar-Razzaq, artinya Allah Maha Pemberi Rezeki. Setiap hari kita mendapatkan makanan, minuman, kesehatan, kasih sayang orang tua, dan berbagai nikmat lainnya dari Allah Swt.
Nah, anak-anak, kalau Allah yang menciptakan semua makhluk, apakah Allah sama dengan makhluk?
Tidak.
Allah berbeda dengan seluruh makhluk-Nya dan Allah adalah Zat Yang Maha Sempurna.
Hari ini kita akan belajar tentang 20 sifat mustahil bagi Allah Swt.
Sifat mustahil adalah sifat yang tidak mungkin dimiliki oleh Allah Swt.
Yuk, kita belajar bersama dengan semangat! 😊
CAPAIAN PEMBELAJARAN (CP)
Peserta didik mengenal dan memahami sifat-sifat Allah Swt. serta meyakini bahwa Allah memiliki sifat-sifat kesempurnaan dan tidak memiliki sifat kekurangan.
TUJUAN PEMBELAJARAN (TP)
Setelah mengikuti pembelajaran, peserta didik diharapkan mampu:
Menjelaskan pengertian sifat mustahil bagi Allah Swt.
Menyebutkan 20 sifat mustahil bagi Allah Swt.
Menjelaskan arti 20 sifat mustahil bagi Allah dengan bahasa sederhana.
Memasangkan sifat mustahil dengan sifat wajib yang menjadi lawannya.
Memberikan contoh sederhana yang menunjukkan bahwa Allah tidak memiliki sifat kekurangan.
Meaningful: Peserta didik mampu menghubungkan sifat mustahil bagi Allah dengan kebesaran Allah sebagai Al-Khaliq, Al-Malik, dan Ar-Razzaq.
Mindful: Peserta didik mampu belajar dengan tenang, fokus, dan menyadari kebesaran Allah Swt.
Joyful: Peserta didik mampu menghafalkan dan memahami sifat mustahil melalui permainan dan aktivitas yang menyenangkan.
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)
Peserta didik mengawali pembelajaran dengan salam, doa, dan apersepsi tentang kebesaran Allah Swt.
Guru mengajak peserta didik mengamati berbagai makhluk di sekitar.
Guru menjelaskan bahwa makhluk memiliki banyak kekurangan, sedangkan Allah adalah Zat Yang Maha Sempurna.
Peserta didik mengenal pengertian sifat mustahil bagi Allah.
Guru memperkenalkan 20 sifat mustahil bagi Allah secara bertahap.
Peserta didik membaca dan mengulang nama serta arti sifat mustahil bersama-sama.
Peserta didik bermain mencocokkan nama sifat mustahil dengan artinya.
Peserta didik mengerjakan latihan pilihan ganda, isian, dan esai.
Guru bersama peserta didik membahas jawaban.
Peserta didik melakukan refleksi dan menyimpulkan pembelajaran.
MODEL / METODE
Model Pembelajaran: Discovery Learning
Metode: Tanya jawab, ceramah interaktif, demonstrasi sederhana, diskusi, permainan edukatif, hafalan, penugasan, dan refleksi.
PENJABARAN MATERI
A. Apa Itu Sifat Mustahil bagi Allah?
Anak-anak, sifat mustahil bagi Allah adalah sifat yang tidak mungkin dimiliki oleh Allah Swt.
Allah adalah Zat Yang Maha Sempurna.
Allah tidak mungkin memiliki sifat lemah, bodoh, mati, tuli, buta, bisu, dan sifat kekurangan lainnya.
Mengapa?
Karena Allah berbeda dengan makhluk.
Manusia adalah makhluk yang diciptakan Allah. Manusia membutuhkan makanan, minuman, tidur, dan bantuan orang lain.
Sedangkan Allah tidak membutuhkan semua itu.
Jadi, kita harus yakin bahwa Allah tidak memiliki sifat kekurangan sedikit pun.
B. 20 SIFAT MUSTAHIL BAGI ALLAH
Anak-anak, sekarang mari kita mengenal 20 sifat mustahil bagi Allah.
1. ADAM
Adam artinya tidak ada.
Allah mustahil tidak ada. Allah selalu ada.
Lawan: Wujud → ada.
Contoh: Manusia ada karena diciptakan Allah, sedangkan Allah tidak diciptakan oleh siapa pun.
2. HUDUTS
Huduts artinya baru atau memiliki permulaan.
Allah tidak memiliki permulaan. Allah sudah ada sebelum semua makhluk diciptakan.
Lawan: Qidam → terdahulu/tidak berawal.
3. FANA
Fana artinya binasa atau berakhir.
Allah tidak akan binasa. Allah kekal selamanya.
Lawan: Baqa → kekal.
4. MUMATSALATUL LILHAWADITSI
Mumatsalatul Lilhawaditsi artinya menyerupai makhluk.
Allah tidak sama dan tidak menyerupai manusia, hewan, tumbuhan, atau makhluk lainnya.
Lawan: Mukhalafatu Lilhawaditsi → berbeda dengan makhluk.
5. QIYAMUHU BIGHAIRIHI
Qiyamuhu Bighairihi artinya bergantung kepada selain-Nya.
Allah tidak bergantung kepada siapa pun.
Justru semua makhluk membutuhkan Allah.
Lawan: Qiyamuhu Binafsihi → berdiri sendiri/tidak membutuhkan yang lain.
6. TA'ADDUD
Ta'addud artinya berbilang atau lebih dari satu.
Allah itu satu. Tidak ada Tuhan selain Allah.
Lawan: Wahdaniyah → Maha Esa.
7. AJZUN
Ajzun artinya lemah atau tidak berkuasa.
Allah tidak mungkin lemah. Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.
Lawan: Qudrat → berkuasa.
8. KARAHah
Karahah artinya terpaksa atau tidak memiliki kehendak.
Allah tidak pernah terpaksa. Allah memiliki kehendak yang sempurna.
Lawan: Iradat → berkehendak.
9. JAHLUN
Jahlun artinya bodoh atau tidak mengetahui.
Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.
Allah mengetahui apa yang kita lakukan, baik yang terlihat maupun yang tersembunyi.
Lawan: Ilmu → mengetahui.
10. MAUTUN
Mautun artinya mati.
Allah tidak pernah mati. Allah Maha Hidup.
Lawan: Hayat → hidup.
11. SHUMMUN
Shummun artinya tuli.
Allah tidak tuli. Allah Maha Mendengar.
Allah mendengar doa dan semua perkataan makhluk-Nya.
Lawan: Sama' → mendengar.
12. 'AMA
'Ama artinya buta.
Allah tidak buta. Allah Maha Melihat.
Tidak ada sesuatu pun yang tersembunyi dari penglihatan Allah.
Lawan: Bashar → melihat.
13. BUKMUN
Bukmun artinya bisu.
Allah tidak bisu. Allah memiliki sifat Kalam, yaitu berfirman.
Lawan: Kalam → berfirman.
C. TUJUH SIFAT MUSTAHIL BERIKUTNYA
Anak-anak, tujuh sifat berikut merupakan penegasan bahwa Allah tidak mungkin berada dalam keadaan memiliki sifat kekurangan.
14. KAUNUHU 'AJIZAN
Artinya keadaan-Nya lemah.
Allah tidak mungkin berada dalam keadaan lemah.
Lawan: Kaunuhu Qadiran → keadaan-Nya Maha Kuasa.
15. KAUNUHU KARIHAN
Artinya keadaan-Nya terpaksa.
Allah tidak mungkin berada dalam keadaan terpaksa.
Lawan: Kaunuhu Muridan → keadaan-Nya Maha Berkehendak.
16. KAUNUHU JAHILAN
Artinya keadaan-Nya tidak mengetahui.
Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.
Lawan: Kaunuhu 'Aliman → keadaan-Nya Maha Mengetahui.
17. KAUNUHU MAYYITAN
Artinya keadaan-Nya mati.
Allah adalah Zat Yang Maha Hidup dan tidak pernah mati.
Lawan: Kaunuhu Hayyan → keadaan-Nya Maha Hidup.
18. KAUNUHU ASHAMMA
Artinya keadaan-Nya tuli.
Allah Maha Mendengar semua suara dan doa makhluk-Nya.
Lawan: Kaunuhu Sami'an → keadaan-Nya Maha Mendengar.
19. KAUNUHU A'MA
Artinya keadaan-Nya buta.
Allah Maha Melihat segala sesuatu.
Lawan: Kaunuhu Bashiran → keadaan-Nya Maha Melihat.
20. KAUNUHU ABKAMA
Artinya keadaan-Nya bisu.
Allah tidak bisu. Allah memiliki sifat Kalam.
Lawan: Kaunuhu Mutakalliman → keadaan-Nya Maha Berfirman.
D. TABEL 20 SIFAT MUSTAHIL BAGI ALLAH
| No. | Sifat Mustahil | Arti Sederhana | Lawannya |
|---|---|---|---|
| 1 | Adam | Tidak ada | Wujud |
| 2 | Huduts | Baru / memiliki permulaan | Qidam |
| 3 | Fana | Binasa / berakhir | Baqa |
| 4 | Mumatsalatul Lilhawaditsi | Menyerupai makhluk | Mukhalafatu Lilhawaditsi |
| 5 | Qiyamuhu Bighairihi | Bergantung kepada selain-Nya | Qiyamuhu Binafsihi |
| 6 | Ta'addud | Berbilang | Wahdaniyah |
| 7 | Ajzun | Lemah | Qudrat |
| 8 | Karahah | Terpaksa | Iradat |
| 9 | Jahlun | Tidak mengetahui | Ilmu |
| 10 | Mautun | Mati | Hayat |
| 11 | Shummun | Tuli | Sama' |
| 12 | 'Ama | Buta | Bashar |
| 13 | Bukmun | Bisu | Kalam |
| 14 | Kaunuhu 'Ajizan | Dalam keadaan lemah | Kaunuhu Qadiran |
| 15 | Kaunuhu Karihan | Dalam keadaan terpaksa | Kaunuhu Muridan |
| 16 | Kaunuhu Jahilan | Dalam keadaan tidak mengetahui | Kaunuhu 'Aliman |
| 17 | Kaunuhu Mayyitan | Dalam keadaan mati | Kaunuhu Hayyan |
| 18 | Kaunuhu Ashamma | Dalam keadaan tuli | Kaunuhu Sami'an |
| 19 | Kaunuhu A'ma | Dalam keadaan buta | Kaunuhu Bashiran |
| 20 | Kaunuhu Abkama | Dalam keadaan bisu | Kaunuhu Mutakalliman |
E. CARA MUDAH MENGINGAT
Anak-anak, supaya lebih mudah menghafal, kita kelompokkan menjadi beberapa bagian.
Kelompok 1 – Keberadaan Allah
Adam – Huduts – Fana
Tidak ada – baru – binasa.
Kelompok 2 – Allah Berbeda dari Makhluk
Mumatsalatul Lilhawaditsi – Qiyamuhu Bighairihi – Ta'addud
Tidak menyerupai makhluk – tidak bergantung kepada selain-Nya – tidak berbilang.
Kelompok 3 – Allah Tidak Memiliki Kekurangan
Ajzun – Karahah – Jahlun – Mautun – Shummun – 'Ama – Bukmun
Lemah – terpaksa – tidak mengetahui – mati – tuli – buta – bisu.
Kelompok 4 – Penegasan Keadaan Allah
Kaunuhu 'Ajizan – Kaunuhu Karihan – Kaunuhu Jahilan – Kaunuhu Mayyitan – Kaunuhu Ashamma – Kaunuhu A'ma – Kaunuhu Abkama.
Semuanya adalah keadaan yang mustahil bagi Allah.
F. AKTIVITAS KELAS – “TEBAK SIFATKU!”
Bapak Guru akan menyebutkan arti sebuah sifat.
Anak-anak menebak nama sifatnya.
Contoh:
Bapak Guru: “Saya berarti tidak ada.”
Anak-anak: “ADAM!”
Bapak Guru: “Saya berarti binasa.”
Anak-anak: “FANA!”
Bapak Guru: “Saya berarti menyerupai makhluk.”
Anak-anak: “MUMATSALATUL LILHAWADITSI!”
Bapak Guru: “Saya berarti berbilang.”
Anak-anak: “TA'ADDUD!”
Ayo kita lakukan bersama-sama dengan semangat! 😊
G. LATIHAN / POST TEST
A. Pilihan Ganda
1. Sifat mustahil bagi Allah adalah ....
A. sifat yang wajib dimiliki manusia
B. sifat yang tidak mungkin dimiliki Allah
C. sifat yang harus dimiliki makhluk
D. sifat yang boleh dimiliki Allah
2. Adam berarti ....
A. kekal
B. baru
C. tidak ada
D. berkuasa
3. Allah tidak memiliki permulaan. Sifat mustahil bagi Allah yang sesuai adalah ....
A. Huduts
B. Baqa
C. Hayat
D. Ilmu
4. Fana berarti ....
A. kekal
B. binasa
C. hidup
D. melihat
5. Allah tidak menyerupai makhluk. Sifat mustahil yang sesuai adalah ....
A. Ta'addud
B. Ajzun
C. Mumatsalatul Lilhawaditsi
D. Mautun
6. Ta'addud berarti ....
A. satu
B. berkuasa
C. berbilang
D. hidup
7. Allah tidak mungkin memiliki sifat Ajzun karena Allah ....
A. Maha Kuasa
B. Maha Mati
C. Maha Tuli
D. Maha Buta
8. Jahlun berarti ....
A. tuli
B. buta
C. bodoh/tidak mengetahui
D. mati
9. Mautun berarti ....
A. hidup
B. mati
C. mendengar
D. melihat
10. Shummun berarti ....
A. tuli
B. buta
C. bisu
D. lemah
B. Isian
11. Sifat mustahil Allah yang berarti “buta” adalah ....
12. Sifat mustahil Allah yang berarti “bisu” adalah ....
13. Sifat mustahil Allah yang berarti “lemah” adalah ....
14. Sifat mustahil Allah yang berarti “terpaksa” adalah ....
15. Sifat mustahil Allah yang berarti “bergantung kepada selain-Nya” adalah ....
C. Esai
16. Apa yang dimaksud dengan sifat mustahil bagi Allah?
17. Mengapa Allah tidak mungkin bersifat Fana?
18. Mengapa Allah tidak mungkin menyerupai makhluk?
19. Sebutkan 5 sifat mustahil bagi Allah beserta artinya!
20. Bagaimana sikap kita setelah mengetahui bahwa Allah adalah Zat Yang Maha Sempurna?
H. KUNCI JAWABAN DAN PEMBAHASAN
Pilihan Ganda
B – Sifat mustahil adalah sifat yang tidak mungkin dimiliki Allah.
C – Adam berarti tidak ada.
A – Huduts berarti baru atau memiliki permulaan.
B – Fana berarti binasa atau berakhir.
C – Mumatsalatul Lilhawaditsi berarti menyerupai makhluk.
C – Ta'addud berarti berbilang.
A – Allah Maha Kuasa sehingga mustahil lemah.
C – Jahlun berarti bodoh atau tidak mengetahui.
B – Mautun berarti mati.
A – Shummun berarti tuli.
Isian
'Ama
Bukmun
Ajzun
Karahah
Qiyamuhu Bighairihi
Esai
16. Sifat mustahil bagi Allah adalah sifat yang tidak mungkin dimiliki oleh Allah Swt. karena Allah adalah Zat Yang Maha Sempurna.
17. Allah tidak mungkin bersifat Fana karena Allah tidak akan binasa atau berakhir. Allah bersifat Baqa, yaitu kekal.
18. Allah tidak mungkin menyerupai makhluk karena Allah adalah Pencipta, sedangkan manusia dan seluruh alam adalah ciptaan Allah.
19. Contoh:
Adam = tidak ada.
Huduts = baru.
Fana = binasa.
Ta'addud = berbilang.
Mautun = mati.
20. Kita harus semakin beriman kepada Allah, rajin beribadah, bersyukur, menaati perintah Allah, menghormati orang tua dan guru, serta berbuat baik kepada sesama.
KESIMPULAN
Alhamdulillah, anak-anak hebat, hari ini kita telah mempelajari 20 sifat mustahil bagi Allah Swt.
Sifat mustahil adalah sifat yang tidak mungkin dimiliki Allah karena Allah adalah Zat Yang Maha Sempurna.
Mari kita ingat kembali:
Adam → tidak ada.
Huduts → baru/ada permulaan.
Fana → binasa.
Mumatsalatul Lilhawaditsi → menyerupai makhluk.
Qiyamuhu Bighairihi → bergantung kepada selain-Nya.
Ta'addud → berbilang.
Ajzun → lemah.
Karahah → terpaksa.
Jahlun → tidak mengetahui.
Mautun → mati.
Shummun → tuli.
'Ama → buta.
Bukmun → bisu.
Kemudian tujuh sifat berikutnya:
Kaunuhu 'Ajizan → dalam keadaan lemah.
Kaunuhu Karihan → dalam keadaan terpaksa.
Kaunuhu Jahilan → dalam keadaan tidak mengetahui.
Kaunuhu Mayyitan → dalam keadaan mati.
Kaunuhu Ashamma → dalam keadaan tuli.
Kaunuhu A'ma → dalam keadaan buta.
Kaunuhu Abkama → dalam keadaan bisu.
REFLEKSI PEMBELAJARAN
Anak-anak, sebelum kita tutup pembelajaran, mari kita bertanya kepada diri sendiri:
🌟 Apakah saya sudah mengetahui arti sifat mustahil bagi Allah?
🌟 Apakah saya sudah bisa menyebutkan 20 sifat mustahil?
🌟 Sifat mana yang paling mudah saya ingat?
🌟 Sifat mana yang masih sulit saya hafalkan?
🌟 Setelah belajar tentang sifat Allah, apakah saya semakin yakin kepada Allah?
Kendala Pembelajaran
Guru mencatat peserta didik yang masih mengalami kesulitan dalam:
menghafalkan 20 nama sifat mustahil;
memahami arti masing-masing sifat;
membedakan sifat wajib dan sifat mustahil;
memahami istilah-istilah Arab yang digunakan.
Tindak Lanjut
Peserta didik yang belum memahami materi diberikan bimbingan melalui kartu pasangan nama sifat dan arti serta pengulangan hafalan secara bertahap.
Peserta didik yang sudah memahami materi diberikan pengayaan berupa kegiatan membuat tabel 20 sifat mustahil dan lawannya serta memberikan contoh dalam kehidupan sehari-hari.
Capaian Pembelajaran
Sudah memahami : ........ siswa
Masih membutuhkan bimbingan : ........ siswa
PENUTUP
Anak-anak shalih dan shalihah, Alhamdulillah hari ini kita sudah belajar mengenal 20 sifat mustahil bagi Allah Swt.
Bapak Guru berharap anak-anak bukan hanya pandai menghafal, tetapi juga semakin mengenal, mencintai, dan meyakini kebesaran Allah Swt.
Ingat ya anak-anak:
Allah Maha Pencipta, Allah Maha Memelihara, Allah Maha Pemberi Rezeki, dan Allah Maha Sempurna.
Maka, mari kita tunjukkan keimanan kita dengan menjadi anak yang rajin beribadah, jujur, sopan, menyayangi teman, menghormati orang tua dan guru, serta selalu bersyukur kepada Allah.
Alhamdulillahi rabbil 'alamin.
Wassalamu’alaikum Wr. Wb.
Salam anak-anak hebat! 🌟😊

Komentar
Posting Komentar