KELAS IV SD – BAB V: SEBAB-SEBAB HIJRAH NABI MUHAMMAD SAW.
PEMBELAJARAN PAI DAN BUDI PEKERTI
KELAS IV SD – BAB V: SEBAB-SEBAB HIJRAH NABI MUHAMMAD SAW.
Pertemuan 2 – Kisah Perjalanan Hijrah (Awal Perjalanan dan Gua Tsur)
A. IDENTITAS
Nama Guru: Mohammad Adek Taufiqqurrohman, S.Pd.
Mata Pelajaran: Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti
Hari/Tanggal: ........................................
Fase/Kelas: Fase B / Kelas IV
Materi: Kisah Perjalanan Hijrah Nabi Muhammad saw. (Awal Perjalanan dan Gua Tsur)
Pertemuan Ke-: 2
B. CAPAIAN PEMBELAJARAN
Peserta didik mampu memahami kisah perjuangan Nabi Muhammad saw. dalam menyebarkan agama Islam, khususnya peristiwa hijrah dari Makkah ke Madinah. Peserta didik dapat mengambil hikmah dari perjuangan Rasulullah, meneladani sikap sabar, tawakal, keberanian, kerja sama, dan ikhtiar dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan.
C. TUJUAN PEMBELAJARAN
1. TP Umum
Setelah mengikuti pembelajaran, peserta didik diharapkan mampu:
Menjelaskan awal perjalanan hijrah Nabi Muhammad saw. dari Makkah menuju Madinah.
Menceritakan kembali peristiwa persembunyian Nabi Muhammad saw. dan Abu Bakar ash-Shiddiq di Gua Tsur.
Mengidentifikasi tokoh-tokoh yang berperan dalam perjalanan hijrah beserta tugasnya.
Meneladani sikap sabar, berani, cerdas, ikhtiar, dan tawakal Nabi Muhammad saw. dalam kehidupan sehari-hari.
2. TP Ma-Mi-Joy
Mindful (Berkesadaran): Peserta didik menyadari bahwa setiap perjuangan membutuhkan kesabaran, keberanian, usaha, dan tawakal kepada Allah Swt.
Meaningful (Bermakna): Peserta didik menghubungkan perjuangan Nabi Muhammad saw. ketika hijrah dengan pengalaman sehari-hari, seperti tidak mudah menyerah, saling membantu, dan berusaha menyelesaikan masalah.
Joyful (Menyenangkan): Peserta didik belajar melalui kegiatan storytelling, tanya jawab, permainan make a match, dan mencocokkan kartu tokoh dengan perannya dalam peristiwa hijrah.
D. ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)
4. Memahami Pengetahuan Konseptual
Materi: Mengenal awal perjalanan hijrah Nabi Muhammad saw.
Kegiatan: Peserta didik menyimak kisah awal perjalanan hijrah melalui storytelling yang disampaikan guru.
5. Memahami Pengetahuan Konseptual
Materi: Mengenal peristiwa di Gua Tsur.
Kegiatan: Peserta didik menyimak kisah persembunyian Nabi Muhammad saw. dan Abu Bakar ash-Shiddiq di Gua Tsur melalui storytelling.
6. Mengaplikasi
Materi: Mencocokkan tokoh dan peristiwa hijrah.
Kegiatan: Peserta didik bermain make a match dengan mencocokkan kartu nama tokoh dan perannya dalam perjalanan hijrah.
E. APERSEPSI SINGKAT
Guru membuka pembelajaran dengan mengucapkan salam, menyapa peserta didik, mengecek kesiapan belajar, dan mengajak berdoa bersama.
Guru mengaitkan pembelajaran dengan kebesaran Allah Swt. sebagai Allah Maha Malik (Maha Merajai) yang menguasai seluruh alam semesta dan menentukan segala sesuatu atas kehendak-Nya.
Guru mengajukan pertanyaan pemantik:
Anak-anak, apakah kalian pernah melakukan perjalanan jauh bersama keluarga?
Apa yang kalian persiapkan sebelum melakukan perjalanan?
Bagaimana perasaan kalian jika harus menghadapi perjalanan yang penuh tantangan?
Apakah kalian mengetahui kisah hijrah Nabi Muhammad saw. dari Makkah ke Madinah?
Guru menyampaikan bahwa Nabi Muhammad saw. pernah melakukan perjalanan hijrah yang penuh tantangan. Dalam perjalanan tersebut, beliau menunjukkan sikap berani, cerdas, sabar, berikhtiar, dan bertawakal kepada Allah Swt.
F. PEMBAHASAN SINGKAT
1. Ayat Al-Qur'an / Kebesaran Allah
Q.S. At-Taubah ayat 40
Allah Swt. berfirman:
إِلَّا تَنْصُرُوْهُ فَقَدْ نَصَرَهُ اللّٰهُ إِذْ أَخْرَجَهُ الَّذِيْنَ كَفَرُوْا ثَانِيَ اثْنَيْنِ إِذْ هُمَا فِي الْغَارِ إِذْ يَقُوْلُ لِصَاحِبِهِ لَا تَحْزَنْ إِنَّ اللّٰهَ مَعَنَا
Artinya:
"Jika kamu tidak menolongnya (Muhammad), sesungguhnya Allah telah menolongnya, (yaitu) ketika orang-orang kafir mengusirnya (dari Makkah), sedang dia salah seorang dari dua orang ketika keduanya berada dalam gua, ketika dia berkata kepada sahabatnya, 'Janganlah engkau bersedih, sesungguhnya Allah bersama kita.'" (QS. At-Taubah: 40)
Pesan ayat:
Ayat ini menceritakan peristiwa Nabi Muhammad saw. bersama Abu Bakar ash-Shiddiq ketika berada di Gua Tsur. Allah Swt. memberikan pertolongan dan perlindungan kepada hamba-Nya.
Kita harus selalu berusaha, berdoa, dan bertawakal kepada Allah Swt. ketika menghadapi kesulitan.
2. Penjabaran Materi
A. Awal Perjalanan Hijrah Nabi Muhammad saw.
Hijrah merupakan perpindahan Nabi Muhammad saw. dari Makkah menuju Madinah untuk menyelamatkan dan mengembangkan dakwah Islam.
Pada saat itu, kaum Quraisy semakin keras menentang dakwah Rasulullah. Mereka bahkan merencanakan kejahatan untuk menghentikan perjuangan Nabi Muhammad saw.
Allah Swt. kemudian memberikan petunjuk kepada Nabi Muhammad saw. untuk melakukan hijrah ke Madinah.
Dalam perjalanan hijrah, Nabi Muhammad saw. ditemani oleh sahabat setianya, yaitu Abu Bakar ash-Shiddiq.
Perjalanan hijrah dilakukan secara hati-hati agar tidak diketahui oleh kaum Quraisy yang sedang mencari Rasulullah.
B. Peristiwa Persembunyian di Gua Tsur
Sebelum melanjutkan perjalanan menuju Madinah, Nabi Muhammad saw. dan Abu Bakar ash-Shiddiq terlebih dahulu bersembunyi di Gua Tsur.
Mereka tinggal di gua tersebut selama tiga malam.
Ketika kaum Quraisy melakukan pencarian, mereka bahkan sampai mendekati gua tempat Rasulullah dan Abu Bakar bersembunyi.
Abu Bakar merasa khawatir jika keberadaan mereka diketahui oleh kaum Quraisy.
Namun, Nabi Muhammad saw. menenangkan sahabatnya dengan mengatakan:
لَا تَحْزَنْ إِنَّ اللّٰهَ مَعَنَا
Artinya:
"Janganlah engkau bersedih, sesungguhnya Allah bersama kita."
Allah Swt. memberikan perlindungan kepada Nabi Muhammad saw. dan Abu Bakar ash-Shiddiq.
Setelah keadaan aman, keduanya melanjutkan perjalanan menuju Madinah dengan bantuan seorang penunjuk jalan yang bernama Abdullah bin Uraiqith.
C. Tokoh-Tokoh yang Berperan dalam Peristiwa Hijrah
Dalam perjalanan hijrah Nabi Muhammad saw., terdapat beberapa tokoh yang memiliki peran penting.
Nabi Muhammad saw.
Rasulullah yang memimpin perjalanan hijrah dari Makkah menuju Madinah.
Abu Bakar ash-Shiddiq
Sahabat setia Nabi Muhammad saw. yang menemani perjalanan hijrah dan bersembunyi bersama beliau di Gua Tsur.
Ali bin Abi Thalib
Menggantikan posisi Nabi Muhammad saw. di tempat tidur beliau pada malam keberangkatan untuk mengelabui kaum Quraisy serta mengembalikan barang-barang titipan kepada pemiliknya.
Abdullah bin Abu Bakar
Menyampaikan informasi tentang keadaan dan rencana kaum Quraisy kepada Nabi Muhammad saw. dan Abu Bakar di Gua Tsur.
Asma binti Abu Bakar
Membantu menyediakan dan mengantarkan makanan untuk Nabi Muhammad saw. dan Abu Bakar.
Amir bin Fuhairah
Membantu dengan menggiring kambing untuk menghapus jejak perjalanan Abdullah dan Asma menuju Gua Tsur.
Abdullah bin Uraiqith
Menjadi penunjuk jalan yang membantu perjalanan Nabi Muhammad saw. dan Abu Bakar menuju Madinah.
D. Hikmah Peristiwa Hijrah di Gua Tsur
Dari peristiwa hijrah, kita dapat mengambil beberapa pelajaran penting:
Tawakal: Selalu berserah diri kepada Allah Swt. setelah berusaha.
Sabar: Tidak mudah menyerah ketika menghadapi kesulitan.
Keberanian: Berani melakukan kebaikan meskipun menghadapi tantangan.
Kerja sama: Saling membantu dalam mencapai tujuan yang baik.
Ikhtiar: Berusaha dan membuat perencanaan sebelum melakukan sesuatu.
Persahabatan: Menjadi sahabat yang setia dan saling mendukung.
Pesan untuk anak-anak hebat:
Jika kita ingin meraih keberhasilan, kita harus rajin berusaha, tidak mudah menyerah, saling membantu, berdoa, dan bertawakal kepada Allah Swt.
3. Video Pembelajaran
Video pembelajaran dapat ditambahkan sesuai media yang digunakan guru.
Link video: ................................................
4. Media / Alat Peraga
Media pembelajaran yang digunakan:
PPT materi perjalanan hijrah Nabi Muhammad saw.
Gambar ilustrasi perjalanan hijrah.
Gambar ilustrasi Gua Tsur.
Kartu nama tokoh-tokoh hijrah.
Kartu peran tokoh dalam peristiwa hijrah.
LKPD sederhana.
Video kisah perjalanan hijrah Nabi Muhammad saw.
Papan tulis dan spidol.
5. Post Test
Guru memberikan pertanyaan secara lisan dan melalui permainan make a match untuk mengetahui pemahaman peserta didik.
Pertanyaan:
Apa yang dimaksud dengan hijrah?
Dari kota mana dan menuju kota mana Nabi Muhammad saw. melakukan hijrah?
Siapakah sahabat yang menemani Nabi Muhammad saw. ketika hijrah?
Apa nama gua tempat Nabi Muhammad saw. dan Abu Bakar bersembunyi?
Berapa malam Nabi Muhammad saw. dan Abu Bakar berada di Gua Tsur?
Siapakah yang bertugas mengantarkan makanan ke Gua Tsur?
Siapakah yang menjadi penunjuk jalan menuju Madinah?
Sebutkan dua hikmah yang dapat kita teladani dari peristiwa hijrah!
Praktik Make a Match:
Peserta didik dibagi menjadi beberapa kelompok. Guru membagikan kartu yang berisi nama tokoh dan kartu yang berisi peran masing-masing tokoh.
Peserta didik mencari pasangan kartu yang sesuai.
Contoh pasangan kartu:
Nabi Muhammad saw. → Pemimpin perjalanan hijrah.
Abu Bakar ash-Shiddiq → Sahabat yang menemani Rasulullah di Gua Tsur.
Ali bin Abi Thalib → Menggantikan posisi Rasulullah di tempat tidur.
Abdullah bin Abu Bakar → Menyampaikan informasi kepada Rasulullah.
Asma binti Abu Bakar → Mengantarkan makanan.
Amir bin Fuhairah → Menghapus jejak perjalanan dengan menggiring kambing.
Abdullah bin Uraiqith → Penunjuk jalan menuju Madinah.
Setelah menemukan pasangan, peserta didik menyampaikan hasilnya di depan kelas.
G. KESIMPULAN / REFLEKSI
1. Kesimpulan
Pada pembelajaran hari ini, peserta didik telah mempelajari kisah awal perjalanan hijrah Nabi Muhammad saw. dari Makkah menuju Madinah.
Dalam perjalanan tersebut, Nabi Muhammad saw. ditemani oleh Abu Bakar ash-Shiddiq dan sempat bersembunyi di Gua Tsur selama tiga malam.
Peristiwa di Gua Tsur mengajarkan kepada kita tentang pentingnya kesabaran, keberanian, ikhtiar, tawakal, dan kerja sama.
Kita harus meneladani perjuangan Nabi Muhammad saw. dengan tidak mudah menyerah, selalu berusaha melakukan kebaikan, membantu sesama, serta percaya bahwa Allah Swt. selalu memberikan pertolongan kepada hamba-Nya.
2. Refleksi
Hal yang sudah berjalan baik:
Peserta didik menunjukkan antusiasme dalam menyimak storytelling tentang perjalanan hijrah Nabi Muhammad saw. dan peristiwa di Gua Tsur.
Kendala yang ditemukan:
Sebagian peserta didik masih membutuhkan bimbingan dalam mengingat nama tokoh dan memahami peran masing-masing dalam peristiwa hijrah.
Respons / keterlibatan peserta didik:
Peserta didik terlibat aktif melalui kegiatan menyimak cerita, tanya jawab, dan permainan make a match dengan mencocokkan kartu tokoh dan perannya.
Tindak lanjut pembelajaran:
Guru memberikan penguatan melalui pengulangan cerita, gambar tokoh, dan permainan mencocokkan kartu agar peserta didik semakin memahami urutan peristiwa dan peran tokoh dalam hijrah.
3. Capaian Tujuan Pembelajaran
Jumlah peserta didik tuntas : ........ peserta didik
Jumlah peserta didik belum tuntas : ........ peserta didik
Tindak Lanjut:
Remedial: Peserta didik yang belum mencapai tujuan pembelajaran diberikan pendampingan melalui cerita bergambar, pengulangan materi, dan latihan mencocokkan nama tokoh dengan perannya.
Pengayaan: Peserta didik yang telah mencapai tujuan pembelajaran diminta menceritakan kembali peristiwa di Gua Tsur dan menjelaskan hikmah hijrah dalam kehidupan sehari-hari.
PESAN MORAL HARI INI
"Jangan mudah menyerah ketika menghadapi kesulitan. Teruslah berusaha, berdoa, dan bertawakal kepada Allah Swt. sebagaimana teladan Nabi Muhammad saw. dalam perjalanan hijrah."
Anak-Anak Hebat!
Senyum, Salam, Sapa.
Sopan Santun dan Saling Tolong Menolong.
Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.


Komentar
Posting Komentar